Instruksi Directory

Dalam linux ada istilah user root dan user biasa dalam pengoprasiannya pun berbeda, dan memiliki hak akses masing-masing, untuk user biasa dia hanya bisa mengakses atau mengedit semua file yang user tersebut buat, tapi untuk user root dibisa merubah dan menghapus file yang dia sendiri buat maupun yang user bisa buat, jadi sifat root adalah administrator dari komputer tersebut.

Dalam Ubuntu 8.04 yang berbasis Debian pun instruksi menggunakan super user atau root-Nya berbeda, kalo Ubuntu bisa menggunakan “sudo bash” setelah itu masukan password root-Nya. Dia area root anda bisa merubah dan menghapus file apasaja.

Di linux untuk direktori file berbentuk seperti akar pohon contoh : root ‘ / ‘ yang umumnya dibawah ada (bin/, dev/, lib/, mnt/, var/, boot/, etc/, sbin/, tmp/, cdrom/, home/, media/, proc/, usr/). File /bin & /sbin menyimpan program penting yang digunakan untuk pemeliharaan sistem, sesuai dengan nama directorinya, file-file program yang tersimpan didalamnya berupa file binary yang dapat dieksekusi (fsck, fdisk, mkfs, lilo, init dll). File /etc menyimpan file-file konfigurasi systemwide yang dibutuhkan oleh program lainnya (passwd, shadow, hosts, shells dll). File /home menyimpan direktori masing-masing user yang ada di sistem termasuk httpd. File /mnt didalamnya mengandung subdirectori-subdirectori yang merupakan sebuah mount point untuk jenis device tertentu (cdrom/,floppy/ dll). File /tmp & /var directori tmp untuk menampung file-file sementara dan directori var menampung varying content atau macam-macam file. File /usr berisikan semua program dan file yang secara langsung berhubungan dengan setiap user dalam sistem.

Dalam implemtasi file tersebut kita bisa menggunakan terminal atau via consol dengan cara klik icon terminal setelah muncul anda bisa langsung menggunakannya. Pertama ketik ‘ls’ itu berguna melihat direktori file home, kalo kita tidak yakin berada di direktori mana bisa ketik ‘pwd’ maka kita akan ditunjukan keberadaan.

Selanjutnya kita masuk ke direktori /Desktop, /Music atau yang lain tapi hanya di sekitar user efran tersebut. Sekarang kita akan bermain ke user root atau super user, caranya ketik ‘sudo bash’ inget di linux case sensitif jadi huruf kecil dan besar pengaruh, setelah muncul ‘[sudo] password for efran :’ masukan password user root untuk komputer tersebut, jika sukses akan muncul ‘root@efran-leptop:~#’ tanda pagar ‘#’ itu menandakan root jika dolar $ menandakan user biasa.

Selanjutnya ada istilah ‘cd’ atau change directory instruksi ini untuk merubah atau berpindah direktori dari satu ke yang lain. Ketik ‘cd /’ maka kita akan berada di direktori root laku ketika ‘ls’ setelah itu ada banyak file root di situ yang tidak sama dengan user.

Berikutnya kita akan masuk ke dalam directori home dimana tempat file user biasa, ketik ‘cd home/’ laku kita adan berada daftar user yang ada di komputer tersebut untuk sementara hanya user efran saja yang ada di komputer. Kita masu ke user efran dan akan menemukan file-file user efran disitu, kita masuk ke file Documents/ bisa menggunakan dengan mudah dengan cara ketik ‘cd Do’ lalu tekan tab maka ada file-file yang memiliki awalan tersebut lalu kita bisa langsung pilih.

Kita bisa berpindah ke directori dengan hanya sekali ketik anggap kita sudah ada di derectori ‘/home/efran/Documents/’ selanjutya kita akan masuk ke root maka ketik ‘cd ../../../’ instruksi itu akan memasukan kita ke directori root dan kalo kita mau masuk ke Documents di user efran lagi kita bisa ketik ‘cd /home/efran/Documents/’ atau jika kita berada di file Documents di user efran kita akan ke file /etc didalam directori root dapat menggunakan ‘cd ../../../etc’.

Banyak instruksi-instruksi didalam linux tapi sebagian instruksi-instruksi yang bisa digunakan adalah :

cat file : Melihat isi sebuah file

head file : Melihat beberapa isi file yang ada di atas

tail file : Melihat beberapa isi file yang ada di bawah

mkdir dir : Membuat directori

cd dir : Merubah directori

pwd : Melihat directori sekarang

rmdir dir : Menghapus directory

ls dir : Melihat isi directori

ls -las dir : Melihat ditail isi directori

df -h : Melihat isi disk yang terpakai

unama -a : Melihat informasi kernel

touch file : Membuat file baru

rm file : Menghapus file

rm * : Menghapus seluruh file di directori tersebut

cp file1 file2 : Mengkopi file 1 ke file 2.

mv file1 file2 : Merename file 1 ke file 2

chown user file : Merubah owner sebuah file dari user

chmod +x file : Merubah hak akses file yang dibuat oleh owner

chmod a+x file : Merubah hak akses file yang dibuat siapa saja

shutdown now : Mematikan komputer

shutdown -r now : Mematikan komputer dan langsung reboot

sudo bash : Perintah untuk menjadi super user

fsck : Sama seperti chkdsk di windows

fdisk : Untuk memformat hardisk

3 responses to this post.

  1. Posted by Pedro on August 16, 2009 at 12:17 am

    Kq pas disuruh masukin password g bisa y(g bisa ketik)..da solusiny g?

    Reply

  2. klo console password mmg ga dtampilin,,tp ap yg kita ketik ttp msuk..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s